Dalam ketentuan gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari, fase kedua gencatan senjata akan mengharuskan Hamas untuk membebaskan semua sandera yang masih hidup dari serangan teroris 7 Oktober 2023 yang memicu perang, sebagai imbalan atas pembebasan lebih banyak tahanan Palestina di Israel, gencatan senjata yang langgeng, dan penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Selama enam minggu terakhir, Hamas telah membebaskan 33 sandera, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, dengan imbalan lebih dari 1.700 tahanan Palestina. Namun, kelompok militan tersebut masih menahan 59 sandera, 32 di antaranya diyakini telah meninggal. Israel dilaporkan sedang berupaya memperpanjang tahap pertama untuk memastikan pembebasan lebih banyak tawanan. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








