Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Perang AS Vs Iran Jika Pembicaraan Nuklir Gagal

pembicaraan

Menurut kesepakatan pembicaraan nuklir tahun 2015, Iran diperbolehkan memperkaya uranium hingga 3,67%, dengan cadangan uranium terbatas hingga 661 pon. Namun, laporan terbaru dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menunjukkan bahwa cadangan uranium Iran kini mencapai 18.286 pon, dengan sebagian besar uranium tersebut diperkaya hingga kemurnian 60%.

Meskipun intelijen AS menilai bahwa Iran belum memulai program senjata nuklir, mereka telah “mengambil langkah-langkah yang memposisikannya untuk memproduksi perangkat nuklir, jika mereka memutuskan untuk melakukannya.”

Sejarah Singkat Hubungan AS-Iran

Hubungan antara AS dan Iran pernah sangat dekat sebelum Revolusi Islam 1979, dengan Iran sebagai salah satu sekutu utama AS di Timur Tengah di bawah pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi. Namun, setelah Revolusi Islam yang dipimpin oleh Ayatollah Khomeini, hubungan keduanya memburuk, dengan ketegangan meningkat setelah penyanderaan 52 diplomat AS di Kedutaan Besar AS di Teheran.

Sejak saat itu, hubungan kedua negara terus diliputi ketegangan, dengan AS memberikan dukungan kepada Saddam Hussein dalam Perang Iran-Irak dan serangan militer terhadap Iran selama konflik “Perang Tanker”.

Baca Juga :  Johny Sulaiman Raih Peringkat Tertinggi, Seleksi Dirut PDAM Kabupaten Kupang Tuntas
  • Bagikan