Para demonstran berusaha mendapatkan akses ke sidang komite Senat negara bagian tentang undang-undang yang mengharuskan petugas penegak hukum di seluruh negara bagian untuk mendukung kebijakan imigrasi federal. Penyelenggara demo setempat, December Archer, mengatakan tujuannya adalah menjaga acara tetap berlangsung dengan sopan.
Baca Juga : Pejabat Rusia dan AS Bertemu di Arab Saudi
Ia segera berada di antara seseorang yang mencoba memasuki Statehouse dan seorang petugas keamanan yang mendorong pengunjuk rasa itu kembali melalui pintu. “Kami berusaha memastikan semuanya tetap sopan dan terhormat karena sekali lagi, kami di sini untuk membuat pernyataan, bukan menjadi pernyataan itu,” kata Archer.
Mengutip sponsor RUU, Presiden Senat Warren Petersen, mengatakan, “Setelah empat tahun terakhir terjadi pelanggaran hukum di perbatasan kita, sangat penting bagi setiap tingkat pemerintahan untuk mendukung upaya melindungi masyarakat kita dari bahaya imigrasi ilegal.”
Disisi lain para kritikus mengatakan RUU tersebut, dan beberapa rancangan undang-undang antiimigrasi ilegal lainnya, malah mempromosikan diskriminasi berdasarkan ras dan pemisahan keluarga serta memboroskan uang pembayar pajak. “RUU semacam ini dibuat dan diajukan untuk dipolitisasi dengan isu kemanusiaan,” kata mantan anggota parlemen negara bagian Raquel Terán.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








