“Solusi untuk masalah ini adalah solusi dua negara. Yaitu pembentukan negara Palestina,” katanya. “Solusinya bukan dengan mengusir rakyat Palestina dari tempat tinggal mereka.”
Ia mengatakan pemerintahnya akan bekerja sama dengan pemerintahan Trump untuk mencapai perdamaian “yang didasarkan pada solusi dua negara” antara Israel dan Palestina.
Perang di Gaza telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas. Pertempuran telah meluluhlantakkan sebagian besar wilayah Gaza, menggusur sekitar 90% dari 2,3 juta penduduknya.
Selama serangannya terhadap Israel tahun 2023 yang memulai perang, Hamas menyandera 250 orang dan membunuh sekitar 1.200 orang.
Mesir dan Yordania telah berdamai dengan Israel, tetapi mendukung pembentukan negara Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem timur. Mereka khawatir pemindahan penduduk Gaza secara permanen dapat membuat hal itu mustahil.
Mesir dan Yordania menerima miliaran dolar bantuan Amerika setiap tahun. Bantuan militer ke Mesir dan Israel dikecualikan dari pembekuan dana AS untuk program bantuan global. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









