SN – Kepala CIA mengonfirmasi pada hari Rabu (05/03/2025), bahwa pemerintahan Trump telah menghentikan aliran perangkat keras militer, dukungan keuangan, serta pengumpulan intelijen yang selama ini membantu Ukraina menghadapi serangan rudal dan pesawat nirawak Rusia. Komando Eropa militer AS juga menyatakan bahwa pengiriman senjata yang sudah disetujui oleh pemerintahan Biden namun belum dikirim, kini dihentikan.
Keputusan ini merupakan bagian dari perubahan mendadak kebijakan Presiden Trump terhadap Ukraina, yang memicu retorika Gedung Putih yang lebih mendekati narasi Rusia, serta upaya Trump untuk menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy agar setuju dengan kesepakatan gencatan senjata yang mengharuskan Ukraina memberikan konsesi besar.
Dalam acara Council on Foreign Relations di Washington, Keith Kellogg, utusan khusus Trump untuk Rusia dan Ukraina, membela langkah penghentian pengumpulan intelijen itu sebagai peringatan yang diperlukan agar Kyiv memahami tekad Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan damai. Kellogg menggambarkan tindakan ini sebagai “memukul keledai dengan kayu berukuran dua-kali-empat” untuk menarik perhatian Kyiv. Meskipun langkah tersebut penting, Kellogg menyebutkan bahwa Kyiv telah diperingatkan sebelumnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








