Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

AS Hentikan Semua Bantuan Untuk Ukraina

hentikan
Petugas pemadam kebakaran layanan darurat Ukraina memadamkan kebakaran di sebuah rumah setelah penembakan Rusia di kota Kostiantynivka, Ukraina, pada 6 Maret 2025. (Diego Herrera Carcedo/Anadolu melalui Getty Images)

Serangan Rusia terhadap Ukraina terus berlanjut. Kota Krivy Rih, kampung halaman Zelenskyy, menjadi sasaran serangan rudal Rusia yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya, termasuk pekerja bantuan internasional. Zelenskyy menyatakan bahwa serangan tersebut menunjukkan kurangnya niat baik dari Rusia untuk menghentikan kekerasan.

Klympush-Tsintsadze menyampaikan bahwa meski Ukraina masih berharap untuk mencapai penyelesaian damai yang nyata, mereka memerlukan jaminan keamanan yang solid. Rusia, menurutnya, hanya ingin menghancurkan Ukraina sebagai bangsa dan negara, dan tidak akan berhenti begitu saja.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu, dalam perbincangan mengenai NATO, Rusia terus mengklaim bahwa ekspansi aliansi tersebut merupakan penyebab utama ketegangan. Ukraina, yang telah menginginkan bergabung dengan NATO selama lebih dari dua dekade, merasa perlu memperoleh dukungan yang lebih jelas dari Eropa dan AS.

Di tengah kekhawatiran ini, negara-negara Eropa, seperti Prancis, menyatakan akan tetap memberikan dukungan intelijen kepada Ukraina dan berharap bahwa keterlibatan pertahanan mereka akan semakin meningkat. Ukraina pun mengharapkan bahwa lebih banyak negara Eropa akan memperkuat komitmen mereka terhadap pertahanan Ukraina, sementara juga terus berupaya mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump. (Red)

Baca Juga :  Pesawat tergelincir, menabrak tembok beton di Korea Selatan tewaskan 179 orang
  • Bagikan