Israel membombardir Hizbullah, Ratusan Orang Tewas Puluhan Ribu Mengungsi

hizbullah

Amerika Serikat mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya akan mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah karena meningkatnya kekerasan antara Israel dan pasukan Hizbullah di Lebanon telah meningkatkan risiko perang regional yang lebih besar.

Juru bicara Pentagon Mayjen Pat Ryder tidak memberikan perincian tentang berapa banyak pasukan tambahan yang akan dikirim atau apa tugas mereka. Saat ini AS memiliki sekitar 40.000 tentara di wilayah tersebut.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Mélanie Joly, menteri luar negeri Kanada, mendesak warga negara Kanada di Lebanon untuk “segera pulang” dan menyarankan warga Kanada untuk tidak bepergian ke Lebanon.

“Kami sangat prihatin dengan eskalasi antara Israel dan Hizbullah, sebuah organisasi teroris yang terdaftar,” kata Joly dalam serangkaian posting media sosial di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

“Perlindungan warga sipil di Lebanon, Israel dan seluruh kawasan harus menjadi prioritas.”

Menderita krisis keuangan, Lebanon tidak mampu menghadapi perang lain seperti yang meletus pada tahun 2006, ketika Israel menggempur negara itu selama konflik sebulan dengan Hizbullah, yang mengakibatkan kerusakan berat pada infrastruktur.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Serangan Udara Israel Hantam RS Al-Ahli di Gaza
  • Bagikan