SN – Semua misi luar negeri untuk Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat, atau USAID, telah diperintahkan untuk ditutup dan semua staf diluar negeri akan dipanggil kembali pada hari Jumat(07/02/2025) ini, ungkap juru bicara amerika.
Wakil administrator yang baru ditunjuk untuk badan tersebut, Pete Marocco, bertemu dengan pimpinan Departemen Luar Negeri pada hari Selasa(04/02/2025) kemarin dan memerintahkan mereka untuk mengeluarkan semua karyawan USAID dari negara masing-masing di seluruh dunia paling lambat hari Jumat.
Pete Marocco mengatakan bahwa jika Departemen Luar Negeri tidak melakukannya, staf akan dievakuasi oleh militer AS, kata sumber tersebut.
USAID adalah badan yang menyediakan bantuan kemanusiaan ke lebih dari 100 negara, termasuk bantuan bencana, bantuan kesehatan dan medis, serta program makanan darurat.
Menurut laporan Congressional Research Service, USAID memiliki lebih dari 10.000 karyawan, dengan sekitar dua pertiganya bertugas di luar negeri. Badan ini mengelola lebih dari 60 misi negara dan regional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








