Keir Starmer : NATO Perlu Perkuat Dukungan ke Ukraina

nato
Para pemimpin Eropa pada pertemuan puncak untuk membahas Ukraina di Lancaster House di London, pada tanggal 2 Maret 2025. (Justin Tallis/AP)

Di samping Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Starmer mengungkapkan bahwa mereka bertiga sepakat untuk merumuskan sebuah rencana guna mengakhiri pertempuran, yang kemudian akan mereka bawa ke Amerika Serikat, yang juga tengah membahas kemungkinan sebagai perantara kesepakatan damai.

Pertemuan ini, yang memiliki arti penting dalam mendukung sekutu yang sedang dilanda perang, terjadi di tengah kritik keras terhadap Zelenskyy dari Presiden Donald Trump. Pada hari Jumat, Trump mengecam Zelenskyy di Gedung Putih dengan menyatakan bahwa Ukraina tidak cukup berterima kasih atas dukungan AS terhadap invasi Rusia.

Starmer, dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa meskipun ia tidak mempercayai Presiden Rusia Vladimir Putin, ia mempercayai Donald Trump.

“Apakah saya percaya Donald Trump ketika dia mengatakan ingin perdamaian abadi? Jawabannya adalah ya,” ujar Starmer.

Baca Juga : Perdana Menteri Kanada Bertemu Dengan Raja Charles III

Starmer menyebutkan bahwa ada “diskusi intensif” untuk mendapatkan jaminan keamanan dari AS.

  • Bagikan
Exit mobile version