Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Keir Starmer : NATO Perlu Perkuat Dukungan ke Ukraina

nato
Para pemimpin Eropa pada pertemuan puncak untuk membahas Ukraina di Lancaster House di London, pada tanggal 2 Maret 2025. (Justin Tallis/AP)

Pertemuan tersebut dihadiri oleh para pemimpin dari Jerman, Denmark, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Spanyol, Kanada, Finlandia, Swedia, Republik Ceko, dan Rumania. Selain itu, hadir juga Menteri Luar Negeri Turki, Sekretaris Jenderal NATO, serta Presiden Komisi Eropa dan Dewan Eropa.

Dalam beberapa hari terakhir, pertemuan ini memberikan harapan baru—terutama setelah kunjungan Zelenskyy ke Gedung Putih. Kunjungan Presiden Macron ke Ruang Oval, yang disebutnya sebagai “titik balik,” serta pertemuannya dengan Starmer dipandang sebagai langkah positif. Pertemuan tersebut berlangsung hangat, dengan Trump yang terlihat lebih lembut terhadap Ukraina, meskipun ia belum berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan dari AS dan menekankan bahwa Eropa harus menyediakan pasukan penjaga perdamaian.

Diplomat utama Uni Eropa, Kaja Kallas, menyampaikan dalam wawancara “Face the Nation with Margaret Brennan” bahwa kunjungan tersebut juga menyampaikan pesan bahwa konflik ini “jauh lebih luas” dari sekadar kedaulatan Ukraina.

Baca Juga :  Trump Ragu NATO Membantu Jika Mereka Diserang
  • Bagikan