SN – Pada hari Jumat (07/03/2025), Presiden Trump menyatakan keraguannya bahwa anggota-anggota NATO, yang dipimpin oleh AS, akan membantu Amerika Serikat jika negara tersebut diserang. Berdasarkan klausul pertahanan kolektif dalam perjanjian pembentukan NATO, negara-negara anggota diharapkan untuk saling mendukung secara militer dalam menghadapi ancaman.
“Menurut Anda, apakah mereka akan datang dan melindungi kita? Seharusnya mereka memang melakukannya, tapi saya tidak yakin,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval.
Dalam pernyataan tersebut, Trump juga mengungkapkan bahwa jika terjadi serangan, ia hanya akan mengirimkan pasukan AS untuk melindungi negara-negara NATO yang menurutnya telah memberikan kontribusi yang cukup sesuai dengan PDB mereka untuk anggaran pertahanan.
Dasar dari aliansi NATO yang telah ada selama hampir 80 tahun adalah Pasal 5 dalam perjanjian pendiriannya, yang menyatakan bahwa jika salah satu negara anggota diserang, negara anggota lainnya akan menganggap serangan itu sebagai serangan terhadap seluruh anggota dan akan “mengambil tindakan yang dianggap perlu” untuk membantu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









