“Ini membahayakan dunia,” kata seorang pejabat USAID dalam sebuah pesan. “Saya tidak suka membuat orang panik, tetapi ini sangat buruk,” pejabat itu menambahkan.
Baca Juga : Buronan Narkoba Paling dicari di Eropa Bersembunyi di Afrika Barat
Pada tahun 2022, wabah virus Sudan di Uganda memicu respons besar-besaran dari badan kesehatan Amerika. Amerika meningkatkan pemeriksaan dan persiapan terhadap virus tersebut serta mengirim staf dan sumber daya, untuk membantu upaya Uganda dalam menahan penyebarannya.
Sistem perawatan kesehatan Uganda telah kewalahan dalam beberapa bulan terakhir, berjuang melawan wabah penyakit lain “mpox” yang telah mengakibatkan sedikitnya 2.031 kasus, menurut WHO.
Presiden Trump juga telah memerintahkan penarikan diri AS dari WHO, yang disertai tuntutan bagi semua staf pemerintah AS (CDC) untuk segera memutuskan kolaborasi dengan badan PBB yang membantu mengoordinasikan respons dari dalam negeri.
Seorang pejabat kesehatan AS mengatakan bahwa CDC biasanya bekerja sama erat dengan WHO dan otoritas kesehatan suatu negara, sering bertemu setiap hari untuk mengoordinasikan respons terhadap wabah seperti ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









