Sebelum kematian tersebut dikonfirmasi, Roberto Eid Forest mengatakan “penyelidikan masih belum jelas, termasuk apakah penembakan terjadi di dalam (gedung) sekolah atau apakah mungkin ada pelaku lain.”
“Salah satu korban luka adalah orang yang kami duga sebagai penyerang,” kata Roberto Eid Forest dalam konferensi pers bersama petugas medis, saat operasi besar-besaran polisi berlanjut lebih dari tiga jam setelah serangan. “Kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan adanya tersangka lain, dan itu adalah sesuatu yang terus kami selidiki dalam fase intensif ini — mengapa hal itu terjadi dan apakah ada kemungkinan tersangka lain” tutupnya.
Baca Juga : Trump : AS Akan “Mengambil Alih Jalur Gaza”
Petugas medis mengatakan “empat dari lima orang yang terluka telah menjalani operasi, termasuk satu orang yang mengalami luka serius” ungkanya. Lebih lanjut direktur medis regional mengatakan “dua orang lainnya dalam kondisi stabil dan yang ketiga hanya mengalami luka ringan. Tidak ada petugas polisi yang tertembak” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








