Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pidato hari Minggu (23/02/2025), memuji tentara Rusia yang bertempur di Ukraina dan menjanjikan dukungan sosial yang lebih besar bagi personel militer dan senjata serta peralatan baru bagi pasukan Rusia.
Baca Juga : Partai Persatuan Demokratik Kristen “CDU” Raih Suara Tertinggi di Jerman
Inggris mengumumkan akan mengenakan sanksi baru terhadap Rusia pada hari Senin pagi, paket sanksi terbesar sejak awal perang.
Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, mengatakan bahwa tindakan tersebut akan ditujukan untuk “mengikis mesin militer [Rusia] dan mengurangi persenjataan yang memicu api kehancuran di Ukraina.”
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, akan melakukan kunjungan bersama ke Washington minggu ini untuk membujuk Presiden Trump agar tidak meninggalkan Ukraina dalam mengejar kesepakatan damai.
Starmer mengatakan bahwa “tidak akan ada diskusi tentang Ukraina tanpa Ukraina itu sendiri, dan rakyat Ukraina harus memiliki masa depan yang aman dalam jangka panjang.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









