Mike Lynch, 59, adalah salah satu pengusaha teknologi paling terkenal di Inggris. Ia membangun perusahaan perangkat lunak terbesar di negara itu, Autonomy, melalui penelitiannya yang inovatif di Universitas Cambridge. Tesis PhD-nya dan perangkat lunak yang membuatnya kaya didasarkan pada salah satu teori matematika dari ahli statistik Inggris Thomas Bayes, yang namanya digunakan untuk menamai kapal pesiar itu.
Lynch menjual perusahaan tersebut kepada HP dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar pada tahun 2011, sebelum transaksi tersebut menjadi kacau setelah akuisisi, dan raksasa teknologi AS itu menuduhnya melakukan penipuan.
Lynch menghabiskan sebagian besar dekade terakhir di pengadilan untuk membela namanya. Ia dibebaskan oleh Hakim di San Francisco pada bulan Juni setelah menghabiskan lebih dari setahun hidup dalam tahanan rumah.
Dalam suatu kebetulan yang mengerikan, salah satu terdakwa lainnya dalam persidangan penipuan AS, mantan wakil presiden keuangan Autonomy, Stephen Chamberlain, tertabrak mobil saat sedang berlari di Cambridgeshire pada Sabtu (17/8/24) pagi, dua hari sebelum Bayesian dinyatakan tenggelam. Ia dipasangi alat bantu hidup dan meninggal pada hari Senin, hari yang sama saat Mike Lynch dinyatakan hilang. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









