“Tidak ada satu pun objek militer di dekatnya,” tegasnya.
Respon Pemerintah Ukraina
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengecam serangan ini sebagai “serangan brutal” melalui postingannya di media sosial X. Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, menyatakan bahwa bahan-bahan mudah terbakar di dalam toko memperumit upaya pemadaman kebakaran.
“Ada juga kemungkinan api menyebar lebih jauh ke gudang-gudang terdekat,” tambahnya.
Klymenko juga menyoroti ancaman serangan lanjutan dari pihak Rusia yang selalu menghantui proses evakuasi dan pemadaman kebakaran.
Situasi Terkini
Pihak berwenang terus melakukan pencarian terhadap 11 karyawan yang masih hilang. Operasi penyelamatan dan pemulihan tengah berlangsung di tengah ancaman serangan lanjutan.
Kejadian ini menambah panjang daftar tragedi yang terjadi akibat perang Rusia-Ukraina, yang terus berlangsung tanpa henti.
Serangan ini tidak hanya menambah deretan korban jiwa dan luka, tetapi juga menghancurkan sumber mata pencaharian banyak orang.
Dunia internasional terus memantau situasi di Ukraina dengan harapan adanya resolusi damai untuk mengakhiri konflik yang telah merenggut banyak korban.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








