Namun, di provinsi selatan Kandahar, yang menjadi basis pemimpin tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada, kampanye vaksinasi dilakukan dari satu lokasi ke lokasi lain atau dari satu masjid ke masjid lain yang sebenarnya kurang efektif dibandingkan dengan mendatangi rumah-rumah warga.

Kemunduran apa pun akan berdampak pada Pakistan
Kandahar masih memiliki banyak anak yang rentan karena tidak melaksanakan vaksinasi dari rumah ke rumah, kata WHO. “Keterlibatan perempuan secara keseluruhan dalam kampanye vaksinasi masih sekitar 20 persen di Afghanistan, yang menyebabkan akses yang tidak memadai bagi semua anak di beberapa daerah,” kata WHO
Kemunduran apa pun di Afghanistan menimbulkan risiko bagi program di Pakistan, karena tingginya pergerakan penduduk di negara itu. Pejabat kesehatan Pakistan Anwarul Haq mengatakan, virus polio pada akhirnya akan menyebar dan terus menyerang anak-anak di kedua negara jika kampanye vaksinasi tidak dijalankan secara teratur dan serentak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









