SN – Taliban telah menghentikan sementara kampanye vaksinasi polio di Afghanistan, kata PBB pada hari Senin (16/08/2024) kemarin. Ini merupakan kemunduran bagi pemberantasan polio, karena virus tersebut merupakan salah satu virus yang paling menular di dunia dan kelompok anak-anak yang tidak divaksinasi di mana virus tersebut menyebar, dapat menggagalkan kemajuan yang telah dicapai selama bertahun-tahun untuk memberantas Polio.
Afghanistan adalah satu dari dua negara dengan penyebaran penyakit mematikan dan melumpuhkan ini tidak pernah terhenti. Negara lainnya adalah Pakistan. Kemungkinan besar keputusan Taliban akan berdampak besar pada negara-negara lain di kawasan tersebut dan sekitarnya.
Berita tentang penangguhan tersebut disampaikan kepada PBB tepat sebelum kampanye imunisasi September dimulai. Tidak ada alasan yang diberikan untuk penangguhan tersebut, dan tidak seorang pun dari pemerintah Taliban yang dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Seorang pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pihaknya mengetahui adanya diskusi untuk meninggalkan vaksinasi dari rumah ke rumah yang dipersiapkan.
18 kasus tahun ini
WHO telah mengonfirmasi 18 kasus polio di Afghanistan tahun ini, semuanya kecuali dua di wilayah selatan negara itu. Jumlah tersebut meningkat dari enam kasus sebelumnya pada tahun 2023.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








