Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tentara Korea Utara menderita banyak korban, kata Kyiv

Korea utara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam konferensi pers di Brussels pada 19 Desember. Ia mengatakan awal minggu ini bahwa 3.000 tentara Korea Utara yang bertempur untuk Rusia telah tewas.

Baca Juga : Sinergi BUMN-Kemenhub: Transportasi Nataru Tetap Lancar dan Terjangkau

Badan tersebut tampaknya mengonfirmasi laporan sebelumnya bahwa seorang tentara Korea Utara yang dikirim untuk berperang demi Rusia telah ditangkap oleh pasukan Ukraina.

Pasukan Ukraina melancarkan serangan ke wilayah Kursk pada bulan Agustus, yang memberikan pukulan telak bagi prestise Rusia dan memaksanya mengerahkan sejumlah tentaranya dari Ukraina timur, tempat mereka melakukan ofensif yang bergerak lambat.

Tentara Rusia berhasil merebut kembali sebagian wilayah di wilayah Kursk, tetapi gagal sepenuhnya mengusir pasukan Ukraina.

Rusia tingkatkan serangan di Ukraina

Pada saat yang sama, Rusia berupaya mematahkan perlawanan Ukraina dengan gelombang rudal jelajah dan serangan pesawat tak berawak terhadap jaringan listrik Ukraina dan infrastruktur lainnya.

Serangan terbaru pada pagi Natal kemarin melibatkan 78 rudal dan 106 pesawat nirawak yang menyerang fasilitas listrik, kata angkatan udara Ukraina. Mereka mengklaim telah mencegat 59 rudal dan 54 pesawat nirawak serta mengganggu 52 pesawat nirawak lainnya.

Baca Juga :  Apa bubuk merah muda yang dijatuhkan petugas pemadam kebakaran di LA
  • Bagikan