“Banyak informasi yang salah diulang-ulang dan ditekankan oleh politisi, oleh orang-orang yang memiliki banyak pengikut TikTok dan pengikut media sosial,” kata Criswell.
Penyebaran teori konspirasi itu melibatkan mantan presiden AS Donald Trump, yang menurut para pejabat, turut memicu kehebohan misinformasi selama seminggu terakhir di antara masyarakat yang paling terdampak oleh Helene. Trump menyebarkan sejumlah klaim palsu, termasuk bahwa Washington sengaja menahan bantuan kepada masyarakat di wilayah Republik.
Klaim palsu tentang terciptanya badai
Namun rumor lain, termasuk dugaan bahwa badai itu disengaja juga semakin menguat. Influencer kripto Matt Walace mencuit: “Jangan khawatir, modifikasi cuaca itu tidak nyata! Hanya kebetulan bahwa Badai Helene adalah salah satu ‘badai yang menimbulkan kerusakan di daratan’ paling dahsyat dalam sejarah dan ratusan daerah yang pro-Trump terkena dampak besar selama pemilihan paling penting dalam hidup kita.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









