Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Trump Beri Hamas Peringatan Terakhir

Hamas
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Pemerintah Israel memberi pengakuan singkat tentang pembicaraan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan posisi mereka kepada AS mengenai perundingan langsung dengan Hamas. Mesir dan Qatar bertindak sebagai mediator dalam proses ini.

Sekitar 24 sandera yang masih hidup, termasuk seorang warga negara Amerika, serta sedikitnya 35 jenazah lainnya, diperkirakan masih ditahan di Gaza. Adam Boehler, yang diangkat sebagai utusan khusus Trump untuk urusan penyanderaan, memimpin perundingan ini.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pembicaraan tersebut difokuskan pada pembebasan sandera Amerika dan kemungkinan berakhirnya konflik tanpa keberadaan Hamas di Gaza. Namun, tidak ada kemajuan signifikan yang dicapai, meskipun pembicaraan ini dianggap sebagai langkah yang menjanjikan.

Sementara itu, Trump juga mengisyaratkan bahwa ia tidak akan mendorong Netanyahu untuk berhenti bertempur jika Hamas tidak setuju dengan syarat-syarat gencatan senjata baru yang diusulkan oleh utusan AS, Steve Witkoff. Gencatan senjata tersebut mengharuskan Hamas membebaskan setengah dari sandera yang masih ditahan sebagai imbalan atas perpanjangan gencatan senjata.

Baca Juga :  Iran Tolak Ajakan AS Untuk Perundingan Nuklir
  • Bagikan