Dokumen-dokumen tersebut telah diunggah ke portal online yang dikelola oleh Arsip Nasional, yang dapat diakses di situs resmi mereka. Namun, tidak semua dokumen dapat diakses secara daring. Beberapa di antaranya hanya dapat diakses dalam bentuk salinan cetak atau media analog di Arsip Nasional yang terletak di College Park, Maryland.
Direktur Intelijen Nasional menyatakan bahwa dokumen-dokumen yang masih dalam bentuk fisik akan didigitalkan dan diunggah dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga : Palestina Percaya Penuh pada Indonesia: Dukungan untuk Kemerdekaan Tak Pernah Luntur
Beberapa dokumen tetap berada di bawah segel pengadilan, termasuk yang terkait dengan juri besar, sementara dokumen lain terkait IRS masih harus dibuka segelnya sebelum dirilis. Arsip Nasional dan Departemen Kehakiman saat ini sedang berusaha untuk memprosesnya.
Menurut Mary Ferrell Foundation, sebuah organisasi yang mengelola arsip terkait pembunuhan JFK, sekitar 3.500 dokumen dalam koleksi resmi sebelumnya telah disunting sebelum dirilis. Sekitar 75% dari dokumen tersebut berasal dari CIA, sementara lebih dari 500 dokumen lainnya belum pernah dirilis ke publik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








