Baca Juga : Trump Berikan Peringatan Bagi Iran Jika Pembicaraan Gagal
Dalam wawancara dengan The Canadian Press, Daniel Drucker menceritakan tentang perjalanan panjangnya dalam meneliti hormon ini serta dampak positif yang dihasilkannya pada kesehatan global.
Berbicara tentang keterlibatan perusahaan farmasi, Drucker mengungkapkan bahwa meskipun perusahaan-perusahaan besar seperti Novo Nordisk dan Eli Lilly mulai mengembangkan obat berbasis GLP-1 sejak awal, butuh waktu bertahun-tahun bagi industri untuk mengatasi efek samping seperti mual dan muntah yang sering dialami pasien. Proses ini melibatkan berbagai eksperimen untuk memastikan cara pemberian dosis yang tepat agar obat dapat bekerja dengan efektif.
Saat ini, GLP-1 tidak hanya digunakan untuk mengontrol kadar gula darah dan menurunkan berat badan, tetapi juga menunjukkan potensi untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, mengatasi masalah ginjal terkait diabetes, serta mengatasi gangguan seperti apnea tidur dan radang sendi. Drucker dan timnya kini juga sedang meneliti potensi pengobatan GLP-1 untuk penyakit Parkinson, Alzheimer, serta gangguan penggunaan zat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









