Agustina Lengu, tenaga kesehatan di puskesmas Palu’E, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari pemerintah desa, kader posyandu, dan tim Sahabat Sehat yang turut serta dalam program ini.
“Ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Reruwairere dan semua stafnya, Ketua BPD dan jajarannya, serta para orang tua dan kader posyandu yang semangat mengantar anak-anak untuk mendapatkan imunisasi polio,” kata Agustina.
Program imunisasi ini juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam memastikan anak-anak mereka mendapatkan vaksin.
Alfin Parera menegaskan bahwa kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mensukseskan PIN Polio.
“Mari kita bersama-sama memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat dan terbebas dari polio. Orang tua memegang peran kunci dalam memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi,” tambahnya.
Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024 merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menanggulangi polio di Indonesia. Dengan target memberikan imunisasi kepada anak usia 0 hingga 7 tahun, diharapkan seluruh anak-anak di Kabupaten Sikka dan seluruh Indonesia terlindungi dari ancaman polio.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








