– La Niña Lemah – Memicu peningkatan curah hujan di beberapa wilayah.
– Monsun Asia – Memperkuat suplai uap air ke Indonesia, meningkatkan intensitas hujan.
– Gelombang Kelvin dan Equatorial Rossby – Fenomena atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah.
– Analisis OLR (Outgoing Longwave Radiation) – Menunjukkan peningkatan aktivitas konvektif di Sumatera Utara, Riau, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Dampak Potensial dan Imbauan BMKG
BMKG memperingatkan bahwa cuaca ekstrem dapat berujung pada bencana hidrometeorologi seperti:
– Banjir dan banjir bandang di daerah dengan curah hujan tinggi.
– Tanah longsor di wilayah berbukit atau pegunungan.
– Gelombang tinggi hingga 2,5 meter di beberapa perairan, terutama Samudra Hindia bagian barat.
– Angin kencang yang berpotensi merusak bangunan
– Angin kencang yang berpotensi merusak bangunan dan mengganggu aktivitas transportasi udara maupun laut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif seperti:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









