Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Bung Hatta ke Desa Merah Putih: Warisan Ekonomi Kerakyatan Hidup Kembali

Kontributor : Gus Din Editor: Redaksi
dari-bung-hatta-ke-desa-merah-putih-warisan-ekonomi-kerakyatan-hidup-kembali
Dari Bung Hatta ke Desa Merah Putih: Warisan Ekonomi Kerakyatan Hidup Kembali

Koperasi Desa Merah Putih: Pilar Ekonomi Gotong Royong
Koperasi Desa Merah Putih adalah jawaban nyata atas tantangan ketimpangan ekonomi di tingkat desa. Barata mendorong agar koperasi ini mengembangkan lima program utama yang berpijak pada nilai-nilai kebudayaan nasional, kemandirian, dan keadilan sosial:

Lumbung Pangan Rakyat (LPR). Mengamankan pangan desa dengan membeli langsung hasil tani dari petani, menyimpannya di gudang koperasi, dan mendistribusikannya secara adil.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rumah Produksi Bersama (RPB). Fasilitas bersama untuk mengolah hasil pertanian, hutan, kerajinan, dan makanan lokal, dipasarkan melalui platform digital milik koperasi.

Tabungan dan Kredit Usaha Rakyat Mandiri (TAKURMA). Skema pembiayaan mikro berbasis musyawarah dan transparansi untuk membiayai usaha tani, UMKM, hingga perikanan desa.

Sekolah Koperasi Rakyat (SKR). Pendidikan alternatif koperasi yang mengajarkan prinsip-prinsip Bung Hatta dan Ki Hadjar Dewantara secara praktis kepada warga desa.

Digitalisasi Koperasi Desa. Aplikasi digital koperasi untuk mendukung pencatatan keuangan, transaksi, serta pemasaran produk desa secara nasional.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dorong Koperasi Swasti Sari dan KopDes Merah Putih Bangun Ekonomi Rakyat
  • Bagikan