“Pemuda adalah aset utama bangsa yang memiliki kemampuan untuk menjadi katalisator perubahan. Di tingkat ASEAN, mereka bisa menjadi pilar utama dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas regional,” lanjutnya.
DPP KNPI juga mendorong pemerintah untuk memperkuat sinergi dengan organisasi kepemudaan di berbagai daerah. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan jaringan pemuda yang solid dan berdaya saing internasional.
Selain itu, DPP KNPI mengajak sektor swasta untuk turut mendukung pemberdayaan pemuda melalui pelatihan keterampilan, pendanaan startup inovatif, dan penyediaan platform yang memungkinkan pemuda menyalurkan ide-ide kreatif mereka.
“Kerja sama erat antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan sektor swasta adalah kunci untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global. Pemuda yang bersatu dan berkomitmen akan membawa Indonesia menjadi penggerak utama perdamaian dan kemajuan di ASEAN,” tutup Nisa.
DPP KNPI optimis bahwa melalui dukungan yang menyeluruh, Indonesia dapat memainkan peran lebih besar dalam menciptakan ASEAN yang stabil, damai, dan penuh peluang bagi generasi mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









