“Mereka adalah oknum yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan nama organisasi kami untuk kepentingan tertentu,” tegasnya.
Fenomena serupa, lanjut Sasqia, sering terjadi menjelang momentum politik atau sosial tertentu, ketika nama organisasi mahasiswa dijadikan tameng untuk kepentingan kelompok tertentu. Karena itu, SEMMI meminta publik lebih cermat dalam menyikapi setiap klaim aksi yang mengatasnamakan organisasi mereka.
Sasqia juga mengimbau seluruh pihak, baik masyarakat maupun media, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terkonfirmasi. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi langsung ke pengurus resmi sebelum menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami berharap semua pihak selalu mengonfirmasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,” ujar Sasqia.
Dirinya menegaskan, SEMMI Jakarta Timur tetap konsisten menjalankan gerakan intelektual, sosial, dan kemasyarakatan sesuai nilai-nilai organisasi, dan tidak akan terjebak pada kepentingan politik praktis yang justru bisa mencederai citra organisasi mahasiswa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








