Belu-NTT, SN – Hujan deras di Kabupaten Belu, NTT, memicu meningkatnya debit air sungai, menyebabkan satu kematian akibat terseret arus.
Korban, yang membawa sapi pulang melintasi sungai, terpeleset dan hilang pada Selasa, 5 Maret 2024.
Tim SAR Gabungan, termasuk BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan, berhasil menemukan korban pada Kamis, 7 Maret 2024.
Peringatan dini dari BMKG mencatat potensi hujan lebat di Provinsi NTT pada rentang 05 Maret 2024, memicu imbauan BNPB agar masyarakat tetap waspada.
Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 05 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB s/d 07 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB, menyebutkan bahwa wilayah Prov. Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan lebat dengan status waspada.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati akan adanya potensi hujan lebat dan selalu mengikuti arahan serta imbauan dari Pemerintah Daerah setempat dan Dinas terkait lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








