Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tragedi Sungai Derokfaturene: Debit Air Meningkat, Satu Nyawa Melayang dalam Badai Hujan NTT

Kontributor : SN001
IMG 20240308 193441 e1709901597279

Belu-NTT, SN – Hujan deras di Kabupaten Belu, NTT, memicu meningkatnya debit air sungai, menyebabkan satu kematian akibat terseret arus.

Korban, yang membawa sapi pulang melintasi sungai, terpeleset dan hilang pada Selasa, 5 Maret 2024.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tim SAR Gabungan, termasuk BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan, berhasil menemukan korban pada Kamis, 7 Maret 2024.

Peringatan dini dari BMKG mencatat potensi hujan lebat di Provinsi NTT pada rentang 05 Maret 2024, memicu imbauan BNPB agar masyarakat tetap waspada.

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 05 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB s/d 07 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB, menyebutkan bahwa wilayah Prov. Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan lebat dengan status waspada.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati akan adanya potensi hujan lebat dan selalu mengikuti arahan serta imbauan dari Pemerintah Daerah setempat dan Dinas terkait lainnya.

Baca Juga :  Apel Kesiapsiagaan dan Gladi Evakuasi Mandiri di Banyuwangi
  • Bagikan