Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berharap Ekonomi Indonesia (Tidak) Baik?

Kontributor : Salamuddin Editor: Redaksi
berharap-ekonomi-indonesia-tidak-baik

Namun beberapa kebijakan penting Indonesia berhasil mengatasi penurunan yang mendalam terutama melalui program-program yang merelokasi APBN untuk didistribusikan ke sektor rakyat yang berdampak sangat luas yakni MBG, koperasi merah putih, dan program perumahan seperti KUR Perumahan dan Fasilitas Liquiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Selanjutnya Tahun 2026 bisa menjadi momentum bagi pertumbuhan dengan adanya alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 ribu rumah akan direnovasi oleh pemerintah.

Namun negara lain belum dapat mengatasi penurunan ekonomi. Tetangga kita Malaysia banyak dipuji-puji di medsos belakangan terkait ekonomi mereka yang melompat, ternyata juga tidak sesuai fakta. Ekonomi Malaysia memang sempat tumbuh dari tahun 2023 3,5% menjadi 5,1% pada tahun 2024. Namun tahun 2025 pertumbuhan ekonomi negara ini diperkirakan kembali ke 4,1% dan pada tahun 2026 sebesar 4,0%.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ekonomi Thailand pun demikian mengalami kesulitan. Tahun 2024 Thailand tumbuh 2,5% menurun menjadi 2,0 persen di 2025, dan diperkirakan menurun menjadi 1,8% di 2026.

Baca Juga :  Orang Timor Mengutus Putera Tunggalnya dalam Politik Demokrasi Gotong Royong Flobamorata
  • Bagikan