Gagasan yang disampaikan oleh masing-masing paslon ini sebenarnya menggambarkan leadership style yang dibutuhkan masyarakat NTT 5 tahun ke depan, yaitu pemimpin yang mampu berpikir besar atau memiliki gagasan-gagasan yang brilian, tetapi sekaligus mampu berkomunikasi dengan bahasa rakyat, dan yang paling utama adalah pemimpin yang tahu cara mengerjakan visi dan mampu mengeksekusi program yang direncanakan dengan tuntas.
Sebagai politik ide dan gagasan, pilkada harus menjadi ajang bagi para paslon untuk menunjukkan bagaimana caranya mewujudkan masyarakat yang sejahtera yaitu masyarakat yang berbadan sehat, berotak ceras, dan berdompet tebal. Sebagai pemimpin public, masyarakat NTT juga membutuhkan pemimpin yang mampu berkomunikasi dalam bahasa rakyat, memuliakan martabat manusia dan menghargai perbedaan. Terakhir, melampaui semuanya itu, masyarakat NTT juga membutuhkan pemimpin yang bukan hanya omon-omon belaka, melainkan memiliki kemampuan untuk mengeksekusi semua ide dan gagasan dengan nurani yang bersih, dengan cara yang terukur, sampai tuntas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









