Mengubah Pertanyaan, Mengubah Cara Mengajar

Kontributor : Marleni Nappoe Editor: Redaksi
IMG 20260810 WA0016

Ketika seorang murid belum memahami konsep dasar, materi berikutnya tentu akan terasa semakin sulit. Kesulitan tersebut dapat membuat murid merasa bosan, kehilangan minat, bahkan kehilangan kepercayaan diri. Dalam kondisi seperti itu, perhatian murid dapat dengan mudah beralih kepada hal-hal lain di sekitarnya.

Maka, aktivitas memindahkan alat tulis di atas meja yang semula saya lihat sebagai tanda tidak fokus ternyata bisa menjadi gejala dari persoalan yang lebih mendasar: murid belum memiliki bekal pemahaman yang cukup untuk mengikuti pembelajaran.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dari Menilai Perilaku ke Mencari Penyebab

Pengalaman itu membuat saya menyadari bahwa guru perlu membedakan antara gejala dan penyebab.

Murid tidak fokus adalah gejala yang terlihat. Namun, penyebabnya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah kesenjangan pemahaman terhadap materi prasyarat. Karena itu, guru perlu berhati-hati ketika menarik kesimpulan berdasarkan perilaku yang terlihat.

Murid yang melamun belum tentu malas. Murid yang lambat mengerjakan tugas belum tentu tidak cerdas. Murid yang memainkan alat tulis belum tentu tidak tertarik belajar. Bisa jadi, ada bagian dari pembelajaran yang belum mampu ia pahami. Dari sinilah saya mengubah pertanyaan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Rawan Korupsi : Publik Awasi Pembiayaan dan APBN Perumahan Terutama Renovasi Rumah
  • Bagikan