Teman Baru Bernama Abjad: Ketika Huruf Menjadi Jalan Menuju Percaya Diri

Kontributor : Marce Taneo Editor: Redaksi
IMG 20260812 WA0006

Pendekatan pembelajaran huruf yang menggabungkan nama dan bunyi huruf juga memiliki dukungan dari penelitian. Piasta, Purpura, dan Wagner dalam penelitiannya mengenai pengembangan pengetahuan alfabet membandingkan pendekatan pembelajaran alfabet dan menunjukkan pentingnya pembelajaran yang membantu anak mengembangkan pengetahuan huruf secara terarah. ([PubMed Central (PMC)][3])

Namun, bagi saya, media kartu bukanlah tujuan akhir. Kartu hanyalah alat bantu.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Yang jauh lebih penting adalah bagaimana alat tersebut digunakan secara konsisten, bagaimana guru memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba, dan bagaimana suasana belajar membuat mereka merasa aman untuk melakukan kesalahan.

Belajar Tanpa Takut Salah

Saya juga mengubah cara memberikan respons terhadap kesalahan. Ketika seorang anak lupa atau salah menyebutkan huruf, saya tidak membentak atau mempermalukannya. Saya mengulanginya bersama-sama. Ketika mereka berhasil mengenali satu huruf, saya memberikan apresiasi. Saya ingin mereka memahami bahwa salah bukan alasan untuk berhenti mencoba.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Disiplin Menyalakan Harapan di SMA Negeri Sabun
  • Bagikan