Menurutnya, Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan daerah dengan jumlah sekolah keagamaan terbanyak di Provinsi NTT. Karena itu, perhatian terhadap kualitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama.
“Kita harus menyadari bahwa masih terdapat berbagai kekurangan, namun kekurangan itu jangan menjadi penghalang bagi kita untuk terus melangkah dan melakukan pembenahan,” katanya.
Yakobis juga menjelaskan bahwa sebagian besar sekolah keagamaan di TTS dikelola oleh yayasan. Oleh sebab itu, ia meminta adanya kolaborasi yang baik antara yayasan, sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah demi peningkatan mutu pendidikan.
Ia turut mengingatkan bahwa yayasan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung keberlangsungan sekolah.
Selain itu, Yakobis mendorong sekolah-sekolah keagamaan di Kabupaten TTS untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam pengembangan budaya literasi bagi guru maupun peserta didik. Ia juga mengimbau para kepala sekolah agar kreatif dalam mengembangkan sekolah serta mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









