Ia kembali menegaskan pentingnya peran yayasan dalam mendukung keberlangsungan sekolah, baik dari sisi pembiayaan maupun peningkatan mutu pendidikan.
“Kehadiran yayasan harus memberi dukungan nyata kepada sekolah, jangan sampai sekolah justru menjadi penopang yayasan,” katanya.
Lebih lanjut, Johanis menekankan bahwa jumlah sekolah keagamaan di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang cukup banyak harus diimbangi dengan kualitas pendidikan yang baik.
“Kita tidak ingin hanya unggul dari sisi kuantitas, tetapi kualitas juga harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan, Johanis menjelaskan bahwa para guru di sekolah keagamaan telah diikutsertakan dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), tidak hanya guru mata pelajaran agama, tetapi juga guru mata pelajaran umum.
Karena itu, ia mengimbau seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Kita ingin pelayanan keagamaan dan pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Selatan terus berkembang dengan baik, sehingga dapat melahirkan generasi yang berkualitas dan berakhlak,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









