Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketika Spirit Idul Adha Menjadi Gerakan Sosial, Pendidikan Karakter, dan Ketahanan Pangan di Kampus Undana

ketika-spirit-idul-adha-menjadi-gerakan-sosial-pendidikan-karakter-dan-ketahanan-pangan-di-kampus-undana
ektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., saat menyampaikan sambutan dalam Kegiatan Undana Berkurban

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana kurban ditempatkan sebagai instrumen pembelajaran sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang plural. Nilai universal seperti berbagi dan kepedulian menjadi titik temu yang mampu mempererat hubungan antarwarga kampus lintas agama dan budaya.

Dalam konteks itu, “Undana Berkurban” menjadi contoh konkret implementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan keagamaan tidak hanya dipahami sebagai ritual internal umat tertentu, tetapi juga sebagai sarana membangun kebersamaan dan harmoni sosial.

Menjangkau Mereka yang Membutuhkan

Aspek penting lainnya dari kegiatan ini adalah distribusi manfaat yang dirancang tepat sasaran. Panitia menargetkan penyaluran antara 400 hingga 500 paket daging kurban kepada kelompok yang selama ini berperan penting dalam aktivitas kampus maupun masyarakat sekitar.

Penerima manfaat meliputi petugas keamanan kampus, tenaga kebersihan, pengemudi, mahasiswa, serta kelompok masyarakat rentan. Pada tahap awal, sebanyak 165 paket telah berhasil disalurkan secara langsung.

Baca Juga :  Yeremias Us'subun Terpilih Sebagai Ketua Umum IMANSA Kefamenanu 2024/2025
  • Bagikan