Nony Kabu Menyalakan Api Literasi dari Fautmolo: Merawat Potensi Guru dan Murid melalui Kolaborasi

Kontributor : Derti Tefa & Yerobeam Nobisa Editor: Redaksi
IMG 20261108 143506 1

Dua Hari In House Training, Menyalakan Kembali Semangat Literasi pada 2026

Bagi Nony Kabu, keberhasilan menerbitkan buku Offline Sejenak bukanlah garis akhir perjalanan literasi SMA Negeri Fautmolo. Justru, buku tersebut menjadi pijakan awal untuk membangun budaya menulis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia memahami bahwa mengajak guru dan murid untuk mulai menulis bukan perkara mudah. Terutama bagi mereka yang belum terbiasa menuangkan ide dan gagasan melalui tulisan. Dibutuhkan kesabaran, pendampingan, motivasi, serta ruang belajar yang memungkinkan setiap orang berproses sesuai dengan kemampuannya.

Namun, tantangan tersebut tidak membuatnya surut. Nony justru melihat proses itu sebagai bagian penting dari perjalanan pendidikan.

“Memang pada awalnya membutuhkan kesabaran, karena anak-anak belum terbiasa menuangkan ide dan gagasan melalui tulisan. Tetapi itu bukan penghalang bagi saya. Justru ini menjadi langkah awal agar mereka bisa mengenali potensi dirinya, merasa bangga dengan karya yang dihasilkan, dan terus berkembang. Sebagai kepala sekolah, saya harus membuka wadah bagi mereka untuk meningkatkan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Reformasi Pendidikan Nasional di NTT: Penguatan Infrastruktur, Guru, dan Budaya Belajar Jadi Fokus Utama
  • Bagikan