Kegagalan itu terjadi sehari setelah Blue Origin, perusahaan antariksa milik miliarder pendiri Amazon Jeff Bezos, berhasil meluncurkan roket raksasa New Glenn ke orbit untuk pertama kalinya.
Versi lebih tinggi dari pendahulunya
Tahap atas Starship, yang dua meter lebih tinggi dari versi sebelumnya, merupakan “kapal generasi baru dengan peningkatan signifikan,” kata SpaceX dalam deskripsi misi sebelum pengujian.
FAA mengatakan pihaknya harus menyetujui temuan kecelakaan SpaceX dan tindakan perbaikan apa pun.
Kecelakaan itu seraya mengancam dan menggagalkan tujuan Musk untuk meluncurkan setidaknya 12 uji coba Starship tahun ini, tergantung pada seberapa cepat SpaceX dapat menerapkan perbaikan.
NASA telah memesan dua Starship untuk mendaratkan astronaut di bulan akhir dekade ini di bawah program Artemis, penerus Apollo.
“Penerbangan antariksa tidaklah mudah. Ini sama sekali bukan hal yang rutin,” Administrator NASA Bill Nelson memposting di X setelah kecelakaan tersebut. “Itulah mengapa pengujian ini sangat penting.” tulisnya. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








