Undana Bentuk 32 Mahasiswa Pelopor Kesehatan Mental, Siapkan Peer Support di Lingkungan Kampus
KUPANG, SNC – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat sistem dukungan kesehatan mental mahasiswa dengan membentuk kelompok dukungan sebaya atau peer support group. Sebanyak 32 mahasiswa terpilih mengikuti pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Hotel Sotis, Kupang, 20–22 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari Mental Health Project Undana yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Mennonite Central Committee (MCC) dan Yayasan Kerja Sama Perdamaian dan Akademik Indonesia (YKPAI).
Pelatihan secara resmi dibuka Kepala International Relations Office (IRO) Undana, Santri E. P. Djahimo, S.Pd., M.App.Ling., Ph.D., Post Grad.Dip (RMS), mewakili pimpinan universitas.
Program ini tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai kesehatan mental. Undana ingin membangun sistem dukungan awal yang lebih dekat dengan mahasiswa melalui teman sebaya yang telah memperoleh pelatihan.
Ketua Tim Mental Health Project Undana, Dr. dr. Nicholas Edwin Handoyo, M.Med.Ed., mengatakan 32 peserta tersebut dipilih melalui proses seleksi dari 119 mahasiswa yang mengikuti open recruitment.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
