Menurutnya, masyarakat harus diperkuat dari sektor paling dasar, yakni pangan. Karena itu, penguatan pertanian menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak terlalu bergantung pada situasi eksternal.
“Kami mendukung penuh program ini karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan harus dimulai dari petani yang kuat dan mandiri,” jelasnya.
Ia juga menyebut hubungan antara DPRD dan pemerintah daerah selama ini berjalan dinamis namun tetap konstruktif demi memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kehadiran drone spray dalam bantuan alsintan turut menjadi perhatian masyarakat. Teknologi ini dianggap sebagai simbol masuknya pertanian modern ke desa-desa di Kabupaten Kupang.
Dengan drone pertanian, proses penyemprotan pupuk maupun pestisida dapat dilakukan lebih cepat, hemat tenaga, dan efisien untuk lahan yang luas. Teknologi ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk mulai tertarik pada sektor pertanian modern berbasis teknologi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Amin Juariah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong modernisasi pertanian melalui berbagai program pendampingan dan bantuan teknis.
Menurutnya, transformasi pertanian harus dilakukan secara bertahap agar petani mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing hasil produksi lokal.
Menuju Kabupaten Kupang yang Mandiri Pangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









