“Pleno ini bukan akhir proses. Ini momentum penting untuk memperkuat kerja bersama memastikan data pemilih valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hilarius dalam sesi diskusi.
Bawaslu juga mengapresiasi keterlibatan instansi terkait yang hadir karena hal ini memastikan proses penyusunan DPK tetap berada dalam jalur pengawasan yang transparan.
Kolaborasi Lintas Instansi Diperkuat
Pleno turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk; Emerentiana Berek, Kadis Disdukcapil Malaka; Karolina S.M. Dj, Kabag Tata Usaha RSUPP Betun; Oktaviana S. Klau, Sekretaris Dinas PMD; Iptu Dody Bobi B. Neno, Kasat Intelkam Polres Malaka; Perwakilan Dandim 1605/Belu; Perwakilan partai politik dan media
Disdukcapil menegaskan dukungan penuh untuk percepatan perekaman dan pembaruan data kependudukan, terutama bagi warga yang baru pindah, belum memiliki KTP elektronik, atau mengalami perubahan status.
Meski data meningkat, KPU Malaka mengakui masih ada tantangan, terutama keterlambatan pelaporan dari desa terpencil serta perubahan data yang terjadi setiap hari. Untuk itu, KPU akan melanjutkan konsolidasi, memperkuat kanal aduan masyarakat, dan menyiapkan verifikasi lapangan tambahan menjelang agenda pemilu berikutnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









