BPJS Khusus Difabel dan Akses Kesehatan
Pada kesempatan berbeda di Kelurahan Nunbaun Dela, SPK juga bertemu dengan Mukhamad Arief Amrulloh, seorang penyandang disabilitas yang sehari-hari membuat kerajinan tangan. Mukhamad menitipkan harapannya agar SPK dapat memperjuangkan program BPJS khusus disabilitas, yang memberikan prioritas bagi penyandang difabel untuk mendapatkan akses layanan kesehatan di klinik dan rumah sakit.
SPK merespons dengan cepat dan menegaskan bahwa semua warga negara memiliki hak yang sama, termasuk penyandang disabilitas. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun lapangan kerja, Paket SIAGA berkomitmen untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas di NTT tidak akan terpinggirkan.
“Paket SIAGA akan memastikan bahwa para penyandang disabilitas mendapat perhatian dan akses yang sama dari pemerintah,” tegas SPK. Program BPJS khusus difabel, lanjutnya, akan menjadi salah satu prioritas utama dalam pemerintahan mereka jika terpilih.
Membangun NTT yang Inklusif
Komitmen SPK terhadap kaum difabel sejalan dengan visi besarnya untuk menciptakan NTT yang inklusif, di mana semua kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam pembangunan. SPK menyatakan bahwa masa depan NTT tidak bisa dibangun oleh satu kelompok saja, melainkan oleh seluruh masyarakat yang ada di provinsi ini, tanpa memandang latar belakang, kemampuan, atau kondisi fisik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








