“Pemilu bukan hanya soal hak politik, tetapi juga tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terdaftar dan menggunakan hak pilihnya. Rapat pleno ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas, di mana semua pihak dapat berpartisipasi dalam memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dari DPT,” ujarnya.
Linus juga mengajak seluruh pihak, terutama tim paslon, untuk menjaga agar Pilkada berlangsung dengan jujur, adil, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat serta mengingatkan tim paslon dan calon kepala daerah untuk tidak melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam politik praktis, demi menjaga netralitas ASN.
“Saya mengingatkan kembali pentingnya netralitas ASN sesuai dengan arahan Bawaslu RI. Kita harus bersama-sama menjaga keharmonisan dan keamanan menjelang Pilkada ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Linus memberikan apresiasi kepada KPU Kota Kupang, Forkopimda, dan dinas teknis terkait atas kolaborasi mereka dalam menyusun dan memutakhirkan data pemilih. Proses pemutakhiran data pemilih, menurutnya, membutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat dan partai politik, untuk memastikan keakuratan DPT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








