Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Menyelamatkan Motif, Mencetak Technopreneur: Misi Undana Membangun Masa Depan Tenun NTT

menyelamatkan-motif-mencetak-technopreneur-misi-undana-membangun-masa-depan-tenun-ntt
Menyelamatkan Motif, Mencetak Technopreneur: Misi Undana Membangun Masa Depan Tenun NTT

Di balik berbagai karya yang dipamerkan, tersimpan sebuah pesan penting: budaya akan lebih mudah bertahan jika mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pendukungnya.

Banyak warisan budaya di berbagai daerah mengalami kemunduran karena tidak lagi dianggap mampu memenuhi kebutuhan hidup generasi muda. Ketika profesi penenun dipandang tidak menjanjikan, minat untuk meneruskan tradisi pun menurun.

Karena itu, menghubungkan tenun dengan ekonomi kreatif menjadi strategi yang sangat relevan. Produk budaya yang memiliki nilai pasar akan menciptakan insentif bagi masyarakat untuk terus melestarikannya.

Pameran ini juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pengembangan industri tenun. Ketua Panitia, Sariwati Nulima, menyebut terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus gerakan ini, yaitu pelestarian motif asli, digitalisasi pola dan pemasaran, serta promosi produk turunan tenun.

Digitalisasi menjadi kata kunci penting dalam era saat ini. Melalui teknologi digital, motif-motif tenun dapat didokumentasikan secara sistematis sehingga tidak hilang ditelan waktu. Pada saat yang sama, pemasaran digital membuka akses pasar yang jauh lebih luas dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga :  Mantan Bupati Kupang Menyebut Pemda Kupang Diduga Menggelapkan dan Merampok Tanah Milik Tomboy
  • Bagikan