Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah

Prabowo
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah (Sumber Youtube)

SN –  Hari ini Kamis (20/2/2025), Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah secara serentak. Acara pelantikan ini berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam acara ini, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih untuk periode 2025-2030 juga ikut dilantik. Mereka bergabung dengan 961 kepala daerah lainnya yang juga dilantik hari ini, termasuk dr Christian Widodo dan Serena Francis, yang juga merupakan Walikota dan Wakil Walikota terpilih kota Kupang.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara pelantikan ini mencakup 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.

Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga : Mencegah Tragedi! Seminar Kesehatan Mental UNIPA Bongkar Akar Masalah Bunuh Diri di Sikka

Presiden Prabowo Subianto yang memimpin pengambilan sumpah jabatan para kepala daerah dan dalam sumpah jabatan tersebut, para kepala daerah berjanji untuk memenuhi kewajiban mereka sebagai pemimpin daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan MPR dan DPR, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Para kepala daerah telah mengikuti serangkaian persiapan sebelum dilantik, termasuk geladi kotor dan geladi bersih.

Dengan demikian, para kepala daerah siap mengemban amanah untuk memimpin daerah masing-masing selama periode 2025-2030.

Kejadian pelantikan hari ini menjadi sejarah baru yang terukir di Istana Negara, menandai awal perjalanan kepemimpinan baru berbagai daerah di Indonesia, mulai dari tingkat Kabupaten, Kota hingga Provinsi, yang diharapkan akan mengembangkan Indonesia lebih maju 5 tahun kedepan.

Baca Juga :  Pengurangan Risiko Bencana: BNPB Dorong Pencegahan, Bukan Hanya Penanganan Darurat

Banyak harapan terpatri pada pundak para kepala daerah ini, agar masyarakat Indonesia disetiap daerah bisa lebih berkembang, karena sejak kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 hingga kini, rakyat Indonesia masih berkutat dalam jurang kemiskinan dan kemerosotan moral, akibat dari pola korupsi yang mengakar dan membudaya. (Red)

  • Bagikan