Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kupang Tindak Lanjut Data Rumah Tidak Layak Huni, Media Jadi Mitra Strategis

rumah

SN, Oelamasi – Upaya percepatan penanganan pemukiman tidak layak huni di wilayah Kecamatan Amfoang Utara kini memasuki fase tindak lanjut administratif. Pada Selasa (22/07), Kepala Desa Lilmus, Eklopas Takis, didampingi wartawan RadarNTT.com, Kanisius Minggu, secara resmi menyerahkan data warga penghuni rumah tidak layak huni ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Kupang.

Data tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tonci Teuf, yang dalam pernyataannya menegaskan kesiapan instansinya untuk merespons cepat dan mengawal proses administratif pengajuan proposal ke tingkat kementerian.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Saya akan kawal langsung persoalan ini. Secepatnya dari data yang diserahkan ini, kami akan siapkan proposal untuk ditandatangani oleh Bapak Bupati. Setelah itu, kami kirimkan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),” ujarnya penuh komitmen.

Tonci juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada insan media, khususnya kepada tim media lapangan yang diketuai oleh Kanisius Minggu, atas kontribusi mereka dalam menggali dan menyampaikan informasi faktual dari lapangan ke ruang kebijakan.

“Saya juga secara pribadi mengapresiasi kerja media yang seperti ini, karena berperan aktif dalam mendeteksi permasalahan di desa serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Pola kerja seperti inilah yang sejatinya dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Kupang (Pemkab Kupang),” tandas Tonci.

Baca Juga : Kopdes Merah Putih Diluncurkan Presiden Prabowo, Penfui Timur Jadi Model Nasional Pemberdayaan Ekonomi Desa

Dalam wawancara terpisah, Kanisius Minggu menegaskan bahwa peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi aktor konstruktif dalam mendukung agenda pembangunan.

“Sebagai wartawan, kita harus mampu menjalankan peran secara aktif dan mendukung pemerintah melalui praktik jurnalistik yang etis dan faktual. Dengan begitu, media menjadi corong yang terpercaya serta berdampak positif bagi masyarakat,” ungkap Kanisius.

Baca Juga :  PESPARAWI : PERAYAAN IMAN LEWAT MUSIK SATUKAN RIBUAN ORANG

Ia juga mengisahkan pengalamannya di lapangan yang memantik keprihatinan mendalam atas kondisi masyarakat desa yang tinggal dalam rumah tidak layak huni.

“Ketika pertama kali saya menginjakkan kaki di lokasi, saya merasa sangat prihatin. Ada warga yang hidup beralaskan tanah dan beratapkan daun. Saya langsung menghubungi Bapak Bupati untuk melaporkan kondisi ini. Syukur, beliau merespons cepat,” jelasnya.

Kanisius juga memuji langkah sigap Pemkab Kupang yang dinilai responsif dan berorientasi pada solusi nyata.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang menunjukkan kepemimpinan konkret dengan langsung menginstruksikan jajarannya untuk memproses proposal. Ini adalah wujud nyata kepemimpinan yang tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak,” tambahnya.

Kepala Desa Lilmus, Eklopas Takis, yang mewakili suara masyarakat, turut mengapresiasi keterlibatan lintas sektor yang terjalin dalam upaya penanganan pemukiman warga desa.

“Saya mewakili warga desa menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati atas respons cepat terhadap masalah yang terjadi di desa. Harapan kami, proposal yang nanti dikirimkan ke Kementerian PKP dapat disetujui agar masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak,” harapnya.

Proses ini sekaligus menandai sinergi produktif antara pemerintah daerah, jurnalis lapangan, dan perangkat desa dalam menghadirkan intervensi pembangunan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat. (Einstein)

  • Bagikan