Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bahasa Kepemimpinan dari Oematnunu: Saat Aurum dan Serena Bicara tentang Pemuda, Gereja, dan Masa Depan

Kontributor : Yos B. Editor: Redaksi
bahasa-kepemimpinan-dari-oematnunu-saat-aurum-dan-serena-bicara-tentang-pemuda-gereja-dan-masa-depan
Bahasa Kepemimpinan dari Oematnunu: Saat Aurum dan Serena Bicara tentang Pemuda, Gereja, dan Masa Depan

Kupang Barat, SNC – Langit Oematnunu sore itu biru lembut, seolah ikut meneduhkan semangat ratusan pemuda yang berkumpul di Bumi Perkemahan CHMK. Di hamparan rumput hijau dan di bawah naungan pohon lontar, suara nyanyian rohani bergema, mengiringi hadirnya dua sosok pemimpin yang datang bukan sekadar untuk memberi ceramah, melainkan untuk berbagi arah dan makna kepemimpinan.

Mereka adalah Wakil Bupati Kupang Aurum O. Titu Eki dan Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, dua figur yang berbeda latar belakang tapi memiliki satu semangat: membangun manusia muda yang berkarakter, berdaya, dan beriman.

Keduanya hadir sebagai narasumber dalam Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT 2025, sebuah ajang yang mempertemukan para pemuda dari 33 klasis se-Sinode GMIT dengan tema inspiratif: *β€œTo Be a Leader: Bertumbuh, Berkarya, Berdampak.”

Acara ini bukan sekadar pertemuan formal. Ia adalah ruang perjumpaan antara iman dan kepemimpinan β€” tempat di mana semangat gereja bertemu dengan visi pemerintahan, dan bahasa cinta kasih diterjemahkan dalam tindakan nyata.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kupang di Munas APKASI: Sinergi Daerah adalah Kunci Pembangunan Berkeadilan
  • Bagikan