Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama ini telah mempengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk pedagang dan petani, yang kesulitan mengangkut hasil panen mereka ke pelabuhan. Banyak kendaraan mengalami kerusakan akibat kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur saat musim hujan.
Selain mendesak Pemda TTU, Yohanes juga berharap ada koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam hal pengalokasian anggaran perbaikan infrastruktur di wilayah perbatasan ini.
“Pelabuhan Wini adalah salah satu gerbang penting. Untuk memaksimalkan potensinya, akses yang memadai harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Perbaikan jalan ini diharapkan dapat segera direalisasikan agar distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta potensi ekonomi wilayah perbatasan dapat berkembang dengan baik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








