Dalam materi yang menjadi perhatian PD Perpamsi NTT, turut diangkat dugaan penggunaan air secara ilegal oleh oknum masyarakat serta potensi penyimpangan yang melibatkan oknum pegawai perusahaan. Dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan yang objektif berdasarkan bukti dan mekanisme pengawasan yang berlaku.
Tingginya kehilangan air dapat mengurangi pendapatan perusahaan, sementara biaya produksi, pengolahan, dan distribusi tetap harus ditanggung. Kondisi ini berpotensi mempersempit ruang keuangan perusahaan untuk memperbaiki jaringan, memperluas cakupan layanan, dan meningkatkan kualitas distribusi kepada pelanggan.
Karena itu, penanganan kehilangan air membutuhkan langkah yang menyeluruh. Perumda perlu memperkuat pemantauan jaringan, memperbaiki pencatatan produksi dan konsumsi, mengevaluasi sambungan pelanggan, serta meningkatkan akuntabilitas petugas di lapangan.
Penguatan sistem pengendalian internal juga diperlukan untuk memastikan setiap temuan ditindaklanjuti dan setiap tindakan perbaikan dapat dievaluasi hasilnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
