“Media sosial ini sebenarnya memiliki banyak manfaat positif, seperti memperluas jaringan pertemanan dan menambah wawasan. Positifnya jauh lebih banyak ketimbang negatifnya,” tegasnya.
Keterlibatan Berbagai Pihak
Untuk menyusun regulasi yang komprehensif, pemerintah mengundang berbagai pihak, termasuk:
- Guru dan orang tua,
- Platform media sosial,
- Organisasi pemerhati perempuan dan anak,
- Akademisi dan ahli psikologi.
“Diskusi ini melibatkan semua pihak untuk memastikan regulasi yang disusun dapat menjawab kekhawatiran masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi positif dari media sosial,” tambah Nezar.
Menuju Regulasi yang Ramah Anak
Penyusunan regulasi ini menjadi langkah penting pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan ramah untuk generasi muda. Dengan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap dapat melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial tanpa mengesampingkan manfaatnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









